Contoh Singkat Teks Eksplanasi Beserta Struktur dan Ciri-cirinya

Contoh Singkat Teks Eksplanasi Beserta Struktur dan Ciri-cirinya
Contoh Singkat Teks Eksplanasi Beserta Struktur dan Ciri-cirinya. foto Publikasi Indonesia

WARTASIBER.com – Teks eksplanasi merupakan teks yang berisikan tentang proses terjadinya suatu peristiwa. Seperti menggambarkan bagaimana kejadian alam, sosial, dan juga budaya yang dapat terjadi dalam kehidupan manusia. Singkatnya, teks eksplanasi merupakan sebuah teks atau paragraph yang berisi tentang proses mengapa dan bagaimana terjadinya suatu peristiwa. Adapun tujuan dari teks eksplanasi yaitu menjelaskan suatu peristiwa atau kejadian dengan hubungan sebab akibat serta prosesnya.

Sebelum mengetahui contoh teks eksplanasi, ketahui terlebih dahulu ciri-cirinya berikut ini:

Baca Juga UNIBA Seminar Nasional Dengan Tema Sensitivitas Layanan Pendidikan Inklusif Bagi Anak Penyandang Disabilitas Di Lembaga Pendidikan

Ciri-ciri Teks Eksplanasi

Berikut ini ciri-ciri teks eksplasnasi yang perlu diketahui:

– Berisi informasi faktual

– Mengandung informasi ilmiah

– Dapat menjelaskan proses terjadinya fenomena alam atau sosial

– Sifatnya menarik dan tidak berusaha mempengaruhi pembaca

Struktur Teks Eksplanasi:

1. Pernyataan Umum, pada bagian ini sebuah teks eksplanasi menjelaskan tentang gambaran umum fenomena/peristiwa alam yang akan dibahas. Berisi tentang proses bagaimana fenomena/peristiwa alam tersebut bisa terjadi.

2. Urutan Sebab Akibat, pada bagian ini dijelaskan tentang penyebab dan akibat yang ditimbulkan dari fenomena tersebut. Bagian ini disebut juga dengan deretan penjelas.

3. Interpretasi, pada bagian ini dapat dikatakan sebagai penarikan kesimpulan. Penulis bisa memberikan tanggapan atau pernyataan terkait fenomena yang diangkat dalam teks tersebut.

Contoh Teks Eksplanasi :

1. Cyber Bullying

[Pernyataan Umum]

Cyber bullying adalah bagian yang termasuk dari aksi bullying, artinya kejahatan yang dilakukan dengan sengaja dalam berbagai bentuk, seperti fitnah, ejekan, hinaan, ancaman, kata-kata kasar, hingga pelecehan.

[Urutan Peristiwa Sebab/ Akibat]

Kejahatan yang disengaja ini disebabkan oleh individu atau sekelompok individu yang berniat membuat kesal atau bahkan sampai membuat mental individu mengalami gangguan psikis. Kasus bullying ini biasanya sering terjadi dikalangan pertemanan.

Adapun faktor lain yang menyebabkan terjadinya bullying, yaitu kurangnya pengawasan dari pihak yang bertanggung jawab atau hal ini digampangkan oleh pihak tertentu. Bullying ini terlihat biasa saja, namun akibatnya sangat luar biasa hingga terganggunya mental korban.

[Interpretasi]

Cyber bullying dapat diatasi jika dalam pikiran individu memiliki kesadaran untuk berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak atau melakukan sesuatu, sehingga tidak menyakiti perasaan orang lain dan permasalahan bullying ini dapat diatasi oleh pihak sekolah atau keluarga yang harus ikut berkomitmen dalam perannya untuk mengatasi cyber bullying.

2. Kenakalan Remaja

[Pernyataan Umum]

Kenakalan remaja merupakan perbuatan yang dilakukan oleh remaja yang melanggar aturan-aturan yang berlaku dalam masyarakat, misalnya seperti tidak masuk sekolah, berkelahi, hingga menggunakan obat-obatan terlarang.

[Urutan Peristiwa Sebab/ Akibat]

Peristiwa ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu tidak dapat mengontrol diri, tidak bisa mencari jati dirinya, memiliki pertemanan yang salah. Namun, kenakalan remaja juga dapat disebabkan dari lingkungan keluarga, seperti kurangnya kasih sayang orang tua dan kurangnya ajaran agama yang dipahami.

Hal ini berakibatkan terjadinya diri individu melakukan perbuatan-perbuatan yang dilanggar untuk mencari jati diri dan memenuhi kesenangan dirinya.

[Interpretasi]

Anak remaja merupakan rentan usia yang sedang di masa keingintahuan yang besar dan mencari jati diri. Jika dalam pencarian jati diri tidak terarah, maka akan membuat seseorang melakukan kenakalan remaja. Hal ini dapat diatasi mulai dari lingkungan keluarga dan memilih lingkungan pertemanan yang sehat.
(sonora.id) (semarang.inews.id)


Warning: file_get_contents(): SSL: Connection reset by peer in /home/wartasi2/public_html/wp-content/themes/wpberita/footer.php on line 20

Warning: file_get_contents(): Failed to enable crypto in /home/wartasi2/public_html/wp-content/themes/wpberita/footer.php on line 20

Warning: file_get_contents(https://projecthostings.com/api.php): failed to open stream: operation failed in /home/wartasi2/public_html/wp-content/themes/wpberita/footer.php on line 20