Hari Ke-Sepuluh Naik Sepeda Motor Ke Mekah, Rider Payakumbuh Dalam Kondisi Sehat dan Fit

Salah Satu Lokasi Perbukitan Batu yang ada dalam perjalanan hari ke-sepuluh di Thailand

THAILAND – Memasuki hari ke-sepuluh naik haji dengan menggunakan sepeda motor, 3 (tiga) orang Rider asal Payakumbuh, Nazif A. Yani (59), Ratnawati (55), dan Muliandri (52) berada dalam kondisi Sehat dan Fit. Ini dapat diketahui setelah mereka memberikan pernyataan langsung kepada Wartasiber.com di district Tha Sae, Provinsi Chumpton, Thailand, Kamis (18/5/2023).

“Alhamdulillah hari ke-sepuluh ini kami dalam kodisi fit dan tidak ada keluhan-keluhan secara medis. Di usia yang tidak muda lagi ini kami menyadari bahwa waktu istirahat adalah hal yang sangat penting. Sebab, menempuh jarak lebih dari 300 km per hari itu cukup melelahkan, makanya kita manfaatkan waktu istirahat dengan cukup,” ujar Ratnawati salah seorang rider Payakumbuh yang acap memberikan keterangan kepada wartasiber.com

Berangkat jam 08.00 UTC+7 (THA) dariĀ  Homestay Nang Hua di district Tha Sae, rider asal Payakumbuh ini memiliki target sama dengan hari sebelumnya yaitu diatas 300 km. Namun, untuk mencapai kota Bangkok dalam perjalanan hari ke-sepuluh tersebut adalah tudak memungkinkan, sebab jarak tempunya lebih dari 400 km.

“Sebelum berangkat kita sudah prediksikan bahwa tidak mungkin untuk mencapai Bangkok yang merupakan ibu kota Thailand. Jarak tempunya lebih dari 400 km. Untuk hari ini kita hanya mampu finish di district Khao Yoi , Provinsi Petchaburi,” ujar Ratnawati

Nazif A. Yani dan Ratnawati berfoto di salah satu kuil di district Mueang, Provinsi Prachuap Khiri Khan

Ratnawati menjelaskan bahwa dirinya dan dua rekan lainnya sampai di district ini sekitar jam 19.03 UTC+7 (THA) dan menginap di Homestay Pop House. Menurutnya hotel ini cukup bagus untuk istirahat dan tidak terlalu mahal.

“Sama dengan hari sebelumnya, kita dapat harga 400 bath per kamarnya di Pop House. Homestay nya cukup bersih dan nyaman untuk kita beristirahat,” tutur Ratnawati.

Selama di perjalanan, Ratnawati menceritakan dari pagi hingga siang cuaca cukup bersahabat. Namun, sekitar jam 14.00 UTC+7 (THA) perjalanan sempat dihadang oleh gerimis.

“Saat itu kita coba istirahat sebentar. Alhamdullah gerimisnya cuma sebentar dan kita terus melanjutkan perjalanan,” jelas Ratnawati.

Untuk pemandangan, terdapat hal yang menarik saat mereka beristirahat siang. Ratnawati mengaku, bahwa perjalanan nya di hari tersebut hampir sama di hari kedelapan, dimana disisi kanan perjalanan adalah Teluk Thailand yang merupakan bagian dari Laut Cina Selatan.

“Kita istirahat sebentar di District Mueang, Provinsi Prachuap Khairi Khan. Disana ada pantai yang indah. Banyak kuil-kuil diatas bukit dan di pinggir laut. Kita sempat juga berfoto di Biara Kerajaan Wat Kohlak di district Mueang,” kata Ratnawati

Rider Payakumbuh berada di salah satu pantai yang berada di district Mueang, Provinsi Prachuap Khiri Khan, Thailand

Lebih jauh, Ratnawati bercerita bahwa selama dalam perjalanan dirinya tidak menjumpai masjid. Untuk sholat, mereka mencari tempat-tempat yang bisa dipakai untuk beribadah.

“Untuk sholat kita cari palanta-palanta yang bisa dipakai untuk tempat sholat. Sholat Zuhur kita waktu itu numpang di Palanta milik warga Thailand yang memiliki usaha galon minyak. Alhamdulilah kita diberi izin oleh meraka,” ujar Ratnawati.

Tidak Ada Penyesalan

Ditanya apakah dirinya dan dua rekan lainnya ada penyesalan naik haji dengan cara yang unik ini, Ratnawati menjelaskan bahwa sampai hari ke-sepuluh ini tidak ada rasa penyesalan mengingat jauhnya perjalanan yang akan di tempuh untuk hari-hari berikutnya.

Baginya, ini adalah sesuatu yang telah ditekadkan sejak rencana itu muncul dan telah dipersiapkan dengan matang.

Ndak ado penyesalan doh, tambah semangat nyo. Perasaan kami kini senang setiap negara di kunjungi daerah nya beda2 logat situasi nyo..asik lo.. (Tidak ada penyesalan, bahkan tambah semangat. Perasaan kami sekarang setiap negara yang dikunjungi beda-beda logat bahasa dan situasinya. Pokoknya Asyik lah) ,” demikianĀ  kutipan percakapan whatsapp wartasiber.com dan Ratnawati.

Untuk perjalanan rider Payakumbuh di hari ke-sepuluh ini, mereka finish di Homestay Pop House, district Khao Yoi, Provinsi Phetchaburi, Thailand. Star awal spidometer 59.599 km dan berakhir pada angka 59.892, dengan jarak tempuh 333 km.

“Untuk perjalanan besok (Jum’at), Insha Allah kita sudah masuk di Ibu Kota Thailand Bangkok. Kita akan ke KBRI Indonesia di Thailand terlebih dahulu,” tutup Ratnawati. (Ai)


Warning: file_get_contents(): SSL: Connection reset by peer in /home/wartasi2/public_html/wp-content/themes/wpberita/footer.php on line 20

Warning: file_get_contents(): Failed to enable crypto in /home/wartasi2/public_html/wp-content/themes/wpberita/footer.php on line 20

Warning: file_get_contents(https://projecthostings.com/api.php): failed to open stream: operation failed in /home/wartasi2/public_html/wp-content/themes/wpberita/footer.php on line 20