Hampir Roboh, TRC Payakumbuh Selamatkan 14 Warga yang Terjebak Bianglala

PAYAKUMBUH – Pasar Malam di Kelurahan Talang, Payakumbuh Barat hampir memakan korban. 14 orang warga terjebak dalam sebuah Wahana Bianglala yang mengalami patah pada salah satu bagiannya, akibatnya wahana tersebut miring dan hampir roboh, Selasa (9/5/2023).

Dari informasi yang didapatkan WartaSiber.com, kejadian bermula sekitar jam 21.30 Wib, dimana petugas operator Wahana menaikkan 14 (empat belas) orang ke dalam wahana bianglala yang siap untuk dioperasikan. Namun, naas wahana tersebut mengalami patah pada salah satu bagiannya  yang belum diketahui penyebabnya.

“Benar, kami melihat bagaimana wahan itu seketika menjadi miring. Banyak orang terjebak diatas sana. Terdengar pekik mereka ketakutan,” ujar salah seorang warga pengunjung Pasar Malam.

Informasi Wahana ini mengalami kendala, cepat diketahui oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Kota Payakumbuh. Plh. Kasatpol,PP dan Damkar Dewi Novita bersama Budi Kurniawan selaku Kabid Damkar segera turun ke lokasi.

“Menggunagakan tangga kami hanya mampu mengevakuasi sebanyak 4 orang. Sisanya, karena tinggi dan cukup beresiko, maka kita menunggu mobil Skylift dinas LH dan PU yang sedang bergerak ke lokasi,” ujar Budi Kurniawan kepada media.

Aksi heroik dari petugas Damkar, dinas LH dan PU, BPBD ini cukup mendapat perhatian warga yang sudah mulai memadati tempat lokasi. Warga masyarakat berdatangan ingin melihat bagaimana proses evakuasi itu berlangsung.

Pj. Walikota Rida Ananda memberikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah bekerja keras dalam proses evakuasi ini. Dirinya mengucapkan puji syukur bahwa atas kejadian ini tidak terdapat korban jiwa.

“Alhamdulillah tidak ada warga kita yang cedera. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah bergerak cepat. Kami berharap ini adalah kejadian ini tidak terulang kembali,” ujar Rida.

Atas kejadian ini, Camat Payakumbuh Barat Ul Fakhri bersama Forkopimcam, Lurah, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas,  LPM, RT/RW, Karang Taruna akan segera menggelar rapat dengan pihak pemilik Wahana.

“Besok kita agendakan untuk bisa memanggil pihak pengelola wahana tersebut. Sebab, sampai saat ini kita belum mendapatkan penjelasan secara resmi dari pihak pengelola apa penyebab wahana tersebut bisa sampai patah,” ujar Ul Fakhri di Lokasi kejadian.

Plh Kasatpol PP dan Damkar, Dewi Novita pukul 23.00 wib dalam grup Whatsapp Pemko Payakumbuh menyampaikan bahwa seluruh proses evakuasi telah selesai dilaksanakan.

“Ijin pimpinan, evakuasi korban bianglala di pasar malam kelurahan Talang sudah selesai di laksanakan, Alhamdulillah semua nya selamat,” ujar Dewi.

Dewi Novita juga telah merilis sebagian data korban yang terjebak dalam wahana Biang Lala tersebut yaitu : Delianti (43 th) alamat Bukittiggi, Ratu Ladiofi (10 th) alamat Bukittinggi, Sakinah Putri Alesha (4 th) alamat Bukittinggi, Rajwa Pratiwi (16 th) alamat Taram, Fitria Ningsih (30 th) alamat Sungai Beringin, Zakira Talita Zahra (9 th) alamat Sungai Beringin, Rahmi Kumala (28 th) alamat Koto Panjang, Hikmil Kumala (23 th) alamat Koto Panjang, Gilang Fernandes (19 th) lamat Bulakan Balai Kandi, Aminah Zahratul Qolby (19) alamat Batusangkar.

“Baru 10 orang  yang terdata dari 14 orang yang terjebak dalam wahana tersebut,” tutup Dewi Novita. (Red)

 

 

Bot Verification

Verifying that you are not a robot...